+628118014006 hello@fergara.org

Pemberian mahar menjadi hal yang paling penting di setiap pernikahan. Biasanya, kedua mempelai saling memberikan mahar pernikahan, namun mempelai pria yang lebih dulu memberikan mahar kepada mempelai wanita, memang identiknya seperti itu. Dalam agama islam, memang setiap mempelai pria diharuskan memberikan mahar pernikahan kepada kekasihnya. Hal ini menjadi kewajiban bagi mempelai pria dan juga hak bagi mempelai wanita untuk mendapatkan mahar atau mas kawin dari kekasihnya. Namun apa sih fungsi mahar yang sebenarnya ?  Apakah mahar pernikahan sebenarnya hanya seperti kado atau bingkisan ? Berikut definisi mahar pernikahan yang harus kamu ketahui lebih dulu.

Arti Mahar Dalam Pernikahan  

Mahar pernikahan merupakan harta yang harus diberikan dari mempelai pria untuk mempelai wanitanya disaat hari pernikahan tiba. ditengah – tengah masyarakat mahar lebih sering disebut dengan mas kawin, sedangkan menurut KBBI, mahar pernikahan ialah pemberian wajib seorang pria berupa harta berupa uang atau barang dari mempelai pria kepada mempelai wanitanya pada saat hari pernikahan tiba.

Fakta Tentang Mahar Pernikahan

Mahar atau mas kawin sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kado. keduanya bisa berupa barang atau apapun yang tampak sebagai pemberian. namun perbedaan antara mas kawin dan kado terlihat dari sifat dan esensinya. Mas kawin bersifat wajib dan esensinya ialah sebagai harta kekayaan yang dimiliki seorang istri. Sedangkan kado, sifatnya tidak wajib, kamu boleh memberikan dan boleh juga tidak, dan esensi kado sendiri biasanya hanyalah untuk pajangan atau hiasan saja.

Fungsi Mahar Pernikahan

Sebenarnya yang harus kamu ketahui, fungsi mahar pernikahan sendiri sudah dijelaskan didalam alquran serta hadist nya. Beberapa diantaranya ialah :

  1. Hak seorang istri 

Sesuai dengan yang telah dijelaskan dalam alquran, bahwa fungsi mahar pernikahan ialah sebagai hak seorang istri. Perlu kamu ketahui bahwa mahar bukan untuk dibagi-bagi dengan pihak keluarga atau pun dikembalikan lagi kepada suami. Kadang ada yang memberikan mahar pernikahan yang terlalu besar, seperti berupa sebidang tanah, sehingga pihak keluarga kesulitan untuk membaginya. sebenernya hal seperti ini harus dipertimbangkan lebih dulu karna mahar pernikahan sendiri sudah sepatutnya hanya dimiliki seorang istri saja, tanpa ada pihak – pihak lain yang berkaitan. 

  1. Bukti penghormatan dan perlindungan terhadap istri

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa mahar pernikahan merupakan hak penuh yang dimiliki oleh seorang istri. hal ini bertujuan sebagai penghormatan dan perlindungan terhadap seorang istri. jika pada saat seorang istri ada disaat – saat kondisi mendesak dan ditinggal oleh suaminya, seorang istri masih memiliki harta cadangan yang pernah diberikan oleh suaminya.

  1. Bentuk tanggung jawab seorang suami

Mahar pernikahan yang diberikan seorang suami kepada istrinya, merupakan simbol pencapaian seorang suami untuk memberikan kebahagiaan istri. Sedangkan Di dalam islam, merupakan bentuk tanggung jawab seorang suami, Jika seorang suami  memberikan mahar kepada wanitanya, yang berarti seorang suami tersebut menunjukan kesanggupannya untuk mensejahterakan istrinya.

Baca Juga : Tema Pernikahan Fresh Yang bisa Menjadi Pilihan Kamu

Contoh Mahar Pernikahan

  1. Perhiasan

Perhiasan menjadi salah satu benda yang sering dijadikan mahar. Benda ini digunakan karna memiliki makna kemewahan, sehingga sering kali wanita menggunakan perhiasan sebagai aksesoris tambahan didalam penampilannya. Selain memiliki makna kemewahan, perhiasaan ini merupakan benda yang bernilai sangat tinggi. Umumnya perhiasan ini terbuat dari campuran emas atau perak. maka dari itu perhiasan merupakan pilihan yang cocok bagi setiap pria, untuk diberikan kepada kekasihnya.

2. Uang Tunai

Mahar pernikahan memang boleh berupa apa saja, di Indonesia sendiri pada umumnya sering menggunakan uang tunai. Uang tunai yang ingin digunakan pun disesuaikan oleh keinginan si pemberi, boleh uang kertas dan boleh pula uang logam. Selain itu nilainya pun juga disesuaikan keinginan. Biasanya, sebagian besar mempelai pria memberikan mahar uang tunai sesuai dengan kemampuannya.

3. Logam Mulia

Berbeda dengan perhiasan, logam mulia ini merupakan emas yang memiliki kadar kemurnian 100%. Sehingga jika dikonversikan ke mata uang, logam mulia ini memiliki nilai yang fantastis. Namun, mengapa kebanyakan pria memberikan logam mulia sebagai mahar pernikahan ? Berdasarkan dari sisi investasi, menggunakan logam mulia sebagai mahar merupakan hal yang menguntungkan. Karna seiring berjalannya waktu nilai dari logam mulia ini akan terus mengalami kenaikan. Sehingga, logam mulia bisa menjadi benda yang menguntungkan bagi pasangan suami dan istri.

4. Sunrang Tanah

Hampir sama halnya dengan logam mulia, tanah juga memiliki nilai yang semakin lama, semakin tinggi. sehingga tanah ini juga dapat dikatakan sebagai investasi bagi pasangan suami istri. Di Indonesia sendiri penggunaan sunrang tanah sebagai mahar pernikahan bukan lah hal yang baru, sebagian besar daerah di indonesia pun mewajibakan bagi mempelai pria untuk memberikan mahar ke mempelai wanitanya berupa sunrang tanah. Salah satunya tradisi pernikahan bugis yang mewajibkan pihak laki laki memberikan tanah untuk calon istrinya. Hal ini dikarnakan masyarakat bugis percaya bahwa dengan memberikan sunrang tanah, akan menjadi lambang harga diri untuk menghormati perempuannya.

5. Seperangkat Alat Sholat

Didalam agama islam, seperangkat alat sholat menjadi mahar pernikahan yang wajib diberikan kepada seorang istri. Dengan memberikan seperangkat alat sholat ini, memberikan simbol bahwa seseorang kekasih atau suaminya sudah siap dan mampu membimbing istri dan keluarganya kelak. Selain itu, pemberian seperangkat sholat kepada seorang istri memberikan harapan agar seorang istri dapat membimbing anak – anaknya kelak. Memang harga dibalik seperangkat sholat tidak lah mahal. Namun makna dibalik seperangkat sholat ini sangat lah luar biasa, bagi seorang suami yang memberikan mahar pernikahan seperangkat alat sholat harus sudah siap menanggung semua tanggung jawab dan makna keagamaan yang sudah disimbolkan didalam seperangkat alat sholat. Maka dari itu, harus dipikirkan kembali dalam memberikan mahar pernikahan ini.

Baca Juga : Mau Nikah ? Tema Pernikahan Rustic Mungkin Cocok Buat Kamu

Nah itu semua informasi yang bisa kami berikan kepada kamu. Jika kamu memiliki rencana untuk memberikan mahar pernikahan untuk istrimu, tidak ada angka maksimal dan minimal. Semuanya disesuaikan dengan kondisi dan financial kamu. Sebagaimana yang sudah dijelaskan didalam agama islam.