+628118014006 hello@fergara.org
Perjanjian Pra NIkah

Perjanjian Pra Nikah Seperti Yang Sudah Kita Sama-Sama Tahu, Ketika Seseorang yang sudah mencapai umur yang cukup matang dan Dewasa untuk bisa melangsungkan Pernikahan, Selain itu juga telah didukung oleh berbagai Faktor misalnya Seperti Memiliki Pekerjaan Tetap ataupun Berpenghasilan yang cukup untuk menghidupi Keluarga untuk Kesehariannya, Terus apalagi yang diTunggu? Yang Pasti Restu dari Orang Tua Masing-Masing yang sudah ada di tangan, Lalu Laksanakan lah Pernikahanmu bersama Pasangan.

Tentu Untuk Mengubah Status untuk menjadi Suami dan Istri yang Sah adalah bukan Perkara yang Simple, Perlu Banyak hal di persiapkan. Baik dari Jasmani dan Rohani, Serta kondisi Financial kamu dan pasangan, Karena Banyak Sekali Pasangan yang merasa tidak siap untuk Melakukan Pergantian Status Mereka dan Tanggung Jawab yang akan diEmban dari Status yang telah di ubah tersebut, Karena Semakin Bertambah Tuntutan yang ada dari Pihak Keluarga karena menginginkan hadirnya Pelanjut Keturunan atau Buah Hati, Selain itu juga harus berpikir dalam jangka panjang baik itu Kebutuhan Pribadi maupun Kebutuhan yang ingin di bangun.

Dalam Mempersiapkan Untuk Menyelenggarakan Pernikahan ini Memang Sedikit Agak Kompleks, Tapi Bukan Berarti kamu tidak Menikah ya? Sedikit Memberikan Informasi mengenai Persiapan Pernikahan ya itu dengan Perjanjian Pra Nikah dan Point – pointnya Untuk Menghadapi Kejadian yang Tak terduga, Yang Pasti Tujuan Perjanjian Pra Nikah ini untuk Mempermudah Kamu dan Pasanganmu mengelola Harta atau Aset dan Hutang yang dimiliki.

Isi Perjanjian Pra Nikah

Untuk Isi Dari Perjanjian Pra Nikah ini Meliputi :

  • Pemisah Harta Kekayaan yang diPeroleh dari Sebelum Pernikahan
  • Pemisah utang yang terjadi Sebelum Terjadinya Pernikahan, Selama Masa Pernikahan, lalu Setelah Perceraian dan bahkan kematian
  • Hak dan Kewajiban bagi Suami dan Istri dalam Perkawinan
  • Cara Mengelola Penghasilan Masing-Masing 
  • Tanggung Jawab Kepada Anak-Anak yang diLahirkan Selama Perkawinan, Baik dari Segi keuangan hingga kePendidikan.
  • Dan Hal-hal Lain yang Diperlukan.

Proses Dalam Membuat Perjanjian Pra Nikah

1.Buat Daftar Keinginan Bersama Pasanganmu

Untuk Kamu Bersama Pasanganmu Perlu Menuliskan Semua Hal yang ingin di atur di dalam kehidupan rumah tangga kalian nantinya, Termasuk dari Harta Aset, Utang, Cicilan, dan Hal-hal Lain dalam Rumah tangga karena Perjanjian Pra Nikah ini bersifat bebas namun terikat kontrak dan disahkan langsung Oleh Notaris.

2.Berkonsultasi Hukum

Jika Kamu Dan Pasangan Merasa Bingung Untuk Menulis apa dalam Perjanjian Pra Nikah, Datanglah Ke Konsultan Hukum agar kamu bisa mendapatkan Bantuan dari Konselor

3.Pengesahan ke Notaris

Setelah Membuat Daftar Perjanjian yang telah tuliskan, Bawa ke Notaris untuk diSahkan dan Memiliki Aspek hukum yang kuat,  nantinya Notaris akan Menyusun Kalimat Sesuai dengan yang telah dituliskan dalam format Perjanjian Pra Nikah, Namun Kamu dan Pasangan Bisa Mengubah itu billa berubah pikiran sebelum disahkan menjadi akta sah.

4.Membawa Akta Ke Lembaga Catatan Sipil atau ke KUA

Setelah itu Membawa Perjanjian Ke Lembaga Catatan Sipil atau ke KUA untuk didaftarkan Sebelum Ijab Kabul Pernikahan, Karena hal itu cukup memakan waktu, alangkah baiknya buatlah Perjanjian Pra Nikah setidaknya minimal Dua Sampai Tiga bulan Sebelum Pernikahan.

5.Mempersiapkan Biaya Yang Harus diKeluarkan

Untuk perjanjian Pra Nikah yang cukup di sahkan oleh notaris tanpa harus ke pengadilan karena format dan pengesahan Notaris sudah kuat dalam membuat akta perjanjian Pra -Nikah, Untuk Membayar Notaris itu berkisar 2 – 3 Jt Rupiah, tapi jika memakai Konsultan Hukum saat membuatnya tentu biasanya biayanya akan bertambah.

6.Postnuptial Agreement bagi yang sudah Menikah

Banyak Sekali pasangan yang sebelum menikah tidak berfikir untuk membuat perjanjian Pra Nikah , Nah dengan solusi yaitu membuat Postnuptial Agreement, Pembuatan Postnuptial Agreement Memiliki ketentuan yang diatur didalamnya Berdasarkan Keputusan dari Mahkamah Konstitusi nomor 69 tahun 2015, Perjanjian Perkawinan yang diperluas dengan rentang waktu pembuatannya. Jadi bisa saja bukan hanya bisa di buat sebelum pernikahan, namun bisa dibuat juga selama masa perkawinan.

Nah! Itu adalah Persiapaan untuk Perjanjian pra nikah yang bisa membantu kamu ke depannya, Terima Kasih.